Minggu, 31 Januari 2010

Hewan Yang Telah Punah dan Hewan Yang Hampir Punah

Foto Langka dari Hewan Yang Telah Punah
________________________________________
1. Spoiler for The Tarpan:

Tarpan at the Moscow Zoo, published 1884

Spesies Tarpan yang terakhir mati di Cagar alam Askania Nova, Ukraina tahun 1876. Tarpan merupakan jenis kuda prasejarah yang pernah mengembara dari Selatan Perancis dan Spanyol ke arah timur menuju Rusia, Tarpan mati di alam liar pada akhir 1800-an. Alasan kepunahan Tarpan meliputi perusakan habitat hutan dan padang rumput. Perburuan yang dilakukan oleh petani karena takut tanaman mereka akan dimakan Tarpan. Ada berbagai upaya untuk menciptakan kembali Tarpan melalui pembiakan, sehingga kuda-kuda yang didapat setidaknya mirip leluhur mereka yang telah punah.

2. Spoiler for The Quagga :

Quagga at London’s Regent’s Park Zoo, 1870

Jenis kuda yang sudah punah lainnya adalah Quagga. Yang Merupakan subspesies dari zebra. Quagga liar yang terakhir hidup di tembak pada akhir 1870-an. Sedangkan dipenangkaran mati pada 1883 di kebun binatang Artis Magistra di Amsterdam. Punahnya Quagga Disebabkan oleh perburuan liar. Dan dijadikannya Quagga sebagai pengganti daging Domba Ternak juga ikut berperan sebagai penyebab kepunahannya. Yang unik dan membedakan Quagga dari spesies kuda lainnya adalah corak kulitnya yang seperti zebra pada bagian depan

3. Spoiler for The Javan Tiger:

Live Javan Tiger, taken in 1938 at Ujung Kulon

Harimau jawa merupakan subspesies harimau yang hanya dapat di temukan dipulau jawa, indonesia. Harimau Jawa terakhir mati sekitar tahun 1980-an. Pada awal abad ke 19, Harimau Jawa dapat ditemukan di seluruh pulau, tapi karen populasi manusia yang meningkat pesat menyebabkan kerusakan habitat di hutan. Penyebab lain punahnya harimau jawa juga karena perburuan iar, sehingga tahun 1950-an hanya tersisa sekitar 25 ekor harimau jawa.

4. Spoiler for The Caspian Tiger:

A captive Caspian Tiger in Berlin Zoo, 1899

Harimau lain yang punah adalah Harimau Kaspia. Penelitian terbaru menunjukkan Macan Kaspia sebagian besar identik dengan Harimau Siberia. Punahnya Harimau Kaspia antara lain disebabkan karena perburuan terhadap makanan utamanya yaitu celeng, dan juga karena perusakan habitat. Harimau Kaspia terakhir kali ditemukan pada tahun 1950-an

5. Spoiler for The Syrian Wild Ass :

Syrian Wild Ass in London Zoo, 1872

Spesies terakhir dari hewan ini mati pada tahun 1928 di kebun binatang Schönbrunn, Wina. Sebelum abad 18 habitat Syrian Wild Ass meliputi pegunungan, gurun, dan stepa antara palestina dan irak. Yang menyebabkan punahnya hewan ini, karena kerusakan habitat akibat perang dunia I. Dan pemusnahan yang dilakukan pada abad 19 di saudi bagian utara

6. Spoiler for The Bubal Hartebeest:

Female Bubal Hartebeest that lived in London Zoo from 1883 until 1897

Bubal Hartebeest merupakan jenis spesies dari antelop yang musnah pada tahun 1923. Berburu sepanjang abad ke-19 secara drastis mengurangi jumlah populasi Bubal Hartebeest. Yang membuat Bubal Hartebeest unik adalah bentuk tanduknya yang khas.

7. Spoiler for The Thylacine :

Thylacinus in Washington D.C. National Zoo, c. 1906

Spesies terakhir Harimau tasmania mati tahun 1936 di kebun binatang Hobart, Tasmania. Harimau Tasmania ini merupakan kerabat dekat dari tasmanian devil. Harimau Tasmania diburu hingga punah oleh para pemburu liar dan petani, meskipun faktor-faktor lain seperti penyakit, dan gangguan manusia terhadap habitatnya mungkin juga memainkan peran dalam kepunahannya

8. Spoiler for Pyrenean Ibex:

Pyrenean Ibex yang memiliki salah satu cerita yang paling menarik di antara binatang punah lainnya. Pyrenean Ibex pernah dicoba untuk dihidupkan kembali melalui kloning, akan tetapi kloning yang berhasil hanya hidup selama 7 menit dan kemudian mati karena kegagalan paru2. Pyrenean Ibex merupakan hewan asli dari Pyrenees, sebuah pegunungan di andora. Jumlah populasinya di abad 14 masih sangat banyak. Pertengahan abad kesembilan belas populasinya mulai berkurang. Pyrenean Ibex populasinya bertambah kritis sejak awal abad ke-20, ketika diperkirakan bahwa populasinya di Spanyol hanya berjumlah sekitar 100 ekor. Tahun 1981 dilaporkan hanya tersisa sekitar 30 ekor. Kemudian di akhir 1980-an berkurang lagi menjadi sekitar 6-14 ekor. Pyrenean Ibex terakhir yang lahir secara alami, mati paga 6 januari 2000, pada umur 13 tahun karena pohon tumbang.

9. Spoiler for Passenger Pigeon:

Cerita tentang Passenger Pigeon adalah salah satu kisah kepunahan paling tragis di zaman modern. Seperti yang akhir-akhir ini, sekitar 200 tahun yang lalu mereka tidak masuk daftar hewan yang terancam punah. Pada kenyataannya, mereka benar-benar burung yang banyak di Amerika Utara, dan beberapa laporan dihitung dalam satu kawanan berjumlah miliaran. Kemudian ketika daging merpati dikomersialisasikan dan diakui sebagai makanan murah, terutama bagi para budak dan orang miskin, yang menyebabkan kampanye berburu pada skala besar. Lebih jauh lagi, karena jumlah kawanan dari passenger Pigeon yang besar , burung-burung ini dipandang sebagai ancaman bagi petani. Spesies passenger Pigeon terakhir yang bernama Martha mati pada 1 September 1914.

10. Spoiler for Caribbean Monk Seal:

Caribbean Monk Seal merupakan anjing laut asli dari laut caribia dan teluk meksiko. Hewan ini punah juga karena perilaku manusia. Caribbean Monk Seal merupakan mamalia pertama dari belahan dunia baru yang ditemukan oleh Columbus dan an perusahaannya di pantai Santo Domingo pada tahun 1494. Muncul dalam account Columbus 'pelayaran kedua ke Amerika'. Columbus segera memerintahkan anak buahnya untuk membunuh delapan dari binatang, yang disebut ,"serigalalaut"--sebutan bagi anjing laut ini, untuk makanan. Sejak saat itu, banyak sekali Caribbean Monk Seal telah diburu untuk minyak mereka dan dibantai oleh nelayan, yang menganggap binatang sebagai sebagai pesaing dalam menacari ikan. Secara resmi dinyatakan punah tahun lalu, pada tanggal 6 Juni, 2008. Meskipun rekaman akhir tentang spesies ini yang dilakukan di Bank Serranilla, yang terletak antara Honduras dan Jamaika pada tahun 1952. Seperti anjing laut pada umumnya Caribbean Monk Seal ini berjalan lambat di darat.


Hewan-hewan Langka yang Hampir Punah
________________________________________


1. Serigala Ethiopia

Serigala Ethiopia (Canis simensis) merupakan serigala asli Afrika yang tersebar terutama di wilayah Afro-alpine Ethiopia dengan ketinggian 10.000 kaki di atas permukaan laut. Serigala Ethiopia merupakan spesies dari genus Canid yang paling mendekati kepunahan setelah hanya ditemukan tujuh populasi serigala ini dengan jumlah 550 ekor serigala Ethiopia dewasa. Populasi terbesar ditemukan di Pegunungan Bale, barat daya Ethiopia. Serigala Ethiopia merupakan keturunan dari serigala abu-abu. Serigala Ethiopia merupakan karnivora dan menduduki puncak tertinggi dalam piramida ekosistem di habitatnya.

2. Muriqui Utara

Muriqui utara (Brachyteles hypoxanthus) adalah primata endemik yang dapat ditemukan di sisa-sisa hutan sepanjang pantai Atlantik di Brazil. Warna bulu pada tubuh mereka kuning atau coklat dengan berat rata-rata 15 kg. Muriqui adalah hewan herbivora yang memakan daun, buah, ataupun bunga. Muriqui hidup berkelompok dengan 8-43 anggota per kelompok. Hewan ini terancam punah akibat perburuan, penangkapan liar, dan hutan yang semakin gundul akibat aktivitas manusia.

3. Paus Sikat Atlantik Utara

Paus Sikat Atlantik Utara adalah paus balin, salah satu dari tiga spesies yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai Paus Sikat yang masuk kedalam genus Eubalaena. Karakteristik paus balin ini adalah memiliki tulang penyaring “balin” untuk menyaring makanan dari air daripada disebut sebagai gigi. Balin membedakan mereka dari subordo cetacean lainnya yaitu paus bergigi atau Odontoceti. Paus balin dapat mencapai massa 190.000 kilogram dengan panjang mencapai 33.5 meter. Sejak abad ke-20, hewan ini banyak ditangkap untuk diambil minyak dan balinnya. Paus balin terancam mengalami kepunahan dan jumlahnya saat ini hanya sekitar 300 ekor.

4. Oryx Arab

Oryx Arab (Oryx leucoryx) adalah antelope berukuran menengah dengan berat 65-75 kg. Hewan ini diyakini mempunyai habitat di sekitar wadi dengan vegetasi berupa pohon, rumput, dan semak belukar. Hewan herbivora ini memakan rumput, buah, dan pucuk daun serta dapat bertahan selama beberapa minggu tanpa air. Oryx Arab hidup nomaden dengan mengikuti wilayah yang terkena hujan. Hewan ini biasanya hidup berkelompok dengan 8-20 ekor tiap kelompok. Pada tahun 1970, hewan ini hanya ditemukan di sekitar tenggara padang pasir Rub’ al Khali di Jasirah Arab. Menurut perhitungan pada tahun 2003, hanya terdapat 886 oryx di Jasirah Arab.

5. Kelinci Riverinne

Kelinci Riverinne merupakan spesies kelinci yang ditemukan di sepanjang sungai musiman di gurun Karoo, Afrika Selatan. Kelinci dengan berat sekitar 1.9 kg ini merupakan hewan herbivora yang memakan daun dan bunga, serta rumput di musim hujan. Kelinci ini mendekati kepunahan karena konversi habitat kelinci ini menjadi kawasan agrikultur. Kelinci ini hanya terlihat beberapa kali dari tahun 1902 hingga 1948 dan tidak terlihat lagi hingga tahun 1979.

6. Serigala Merah

Serigala merah (Canis rufus) adalah serigala yang hidup di Amerika Utara yang tersebar di wilayah tenggara Amerika Serikat. Habitat aslinya berada di sekitar daerah Texas dan Florida. Saintis menyatakan bahwa populasi hewan karnivora ini jauh berkurang akibat perburuan liar dan mendekati kepunahan. Serigala merah masih berasal dari satu keturunan dengan serigala abu-abu, serigala timur, dan coyote yang terdapat di wilayah Amerika Utara dan menyebar hingga ke Eurasia sampai pada sekitar 150000 hingga 300000 tahun yang lalu spesies ini berkembang. Serigala merah memiliki bulu berwarna coklat kekuningan atau coklat kemerahan dengan warna yang agak menghitam pada punggungnya dan putih di sekitar mulut dan lehernya. Bulunya akan meranggas setiap kali memasuki musim dingin. Serigala merah mencapai usia reproduktif pada usia 22 bulan. Musim kimpoi serigala merah antara Februari dan Maret dengan periode kandungan sekitar dua bulan. Bayi serigala merah biasa lahir pada Maret dan April dengan setiap kelahiran terdapat 1-10 bayi serigala.

7. Tamaraw

Tamaraw (Bubalus mindorensis) adalah hewan endemik yang dapat ditemukan di kepulauan Mindoro, Filipina. Mempunyai tubuh yang kuat dengan warna coklat kehitam-hitaman. Mempunyai tanduk mencapai 50 cm di kepalanya. Spesies ini dinyatakan dalam kondisi sangat kritis meningat jumlahnya yang semakin mendekati kepunahan. Pada tahun 1900, diperkirakan ada lebih dari 10000 tamaraw di Filipina. Namun tahun 2002 hanya 30-200 tamaraw yang dapat ditemukan. Kepunahan tamaraw disebabkan meluasnya lahan pertanian, perburuan, dan penyakit.

8. Harimau Iberia

Harimau Iberia (Lynx pardinus) merupakan habitat asli dari daerah Semenanjung Iberia, Eropa Selatan. Merupakan hewan karnivora yang berburu burung, reptil, kelelawar, dan amfibi sebagai makanannya. Panjang tubuhnya mencapai 1 meter dengan berat mencapai 13 kg-39 kg. Harimau Iberia merupakan hewan dari keluarga kucing yang paling mendekati kepunahan. Hal ini disebabkan habitatnya yang terganggu akibat aktifitas pembangunan, perburuan, dan bebe-rapa ditabrak mobil di tengah jalan. Pada tahun 2008 hanya terdapat 150 harimau Iberian di sekitar Andalusia. Menurun dari tahun 2000 yang jumlahnya mencapai 400 ekor.

9. Gajah Kalimantan

Gajah Kalimantan (Elephas maximus borneensis) adalah subspesies dari gajah Asia yang terdapat di Kalimantan Utara. Menurut penelitian, gajah Kalimantan terpisah dengan gajah dari subspesies lain saat jembatan darat yang menghubungkan Kalimantan dan kepulauan Sunda menghilan 18.000 tahun yang lalu atau di akhir zaman pleistosen. Spesies ini kini berstatus kritis akibat hilangnya sumber makanan, perusakan rute migrasi dan hilangnya habitat mereka. Dilaporkan pada tahun 2007 hanya terdapat sekitar 1.000 gajah.

10. Dugong

Dugong atau dikenal dengan nama latin Dugong dugon adalah mamalia laut dengan habitat utama di sekitar perairan Indo-Pasifik. Dugong merupakan pemakan lamun (sea grass) dengan tubuh berukuran panjang 3 meter dan berat sampai 400 kg. Dugong memiliki perkembangbiakan yang lamban dengan selang waktu 3-7 tahun untuk sekali kelahiran. Karena perkembangbiakannya yang lamban dan mudah diburu, dugong termasuk hean yang terancam punah.

11. Paus Beluga

Paus Beluga atau Paus Putih (Delphinapterus leucas) adalah salah satu dari 2 jenis paus keluarga Monodontidae, bersama dengan Narwhal. Mamalia ini dikenal sebagai Beluga atau kenari laut karena ciri khas dari lengkingan suaranya yang tinggi. Hewan ini dimasukkan dalam daftar hewan yang terancam punah oleh pemerintah federal Amerika karena jumlahnya yang semakin menyusut di sekitar Alaska dari 653 ekor pada 1994 menjadi 278 pada 2005.

sumber : kaskus.us

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar